Hal-Hal Yang Harus Kamu Check Ketika Beli Laptop Second

  • 5 min read
  • Jul 28, 2020
Hal-hal yang harus dicheck pada laptop second
Hosting Unlimited Indonesia

Ketika membeli laptop second (bekas) maka ada banyak hal yang harus dicheck. Berbeda dengan laptop baru yang masih tercium “bau-bau keluar dari pabrik”, laptop second telah banyak alami berbagai kondisi. Mulai dari masalah sistem sampai dengan komponen hardware-nya. Meskipun bekas, laptop second tetap diburu oleh banyak orang, membelinya pun seperti untung-untungan.

Bisa saja kamu dapat harga murah dengan speksifikasi keren, atau dapat laptop rusak. Kamu bisa mendapatkan laptop second di toko offline dan online. Untuk online, seperti yang menggunakan marketplace, cara terbaik untuk membeli laptop second, adalah dengan melakukan COD (Cash on Delivery). Kita dapat melihat langsung seperti apa keadaan laptop second yang dijual.

Lalu apa saja hal-hal yang harus dicheck ketika membeli laptop second. Berikut adalah list dan cara check-nya.

Cek Spesifikasi Laptop Tersebut

Hal pertama yang umum dicheck. Meskipun penjual telah menuliskan speksifikasi tersebut di “lapaknya”, tetap saja ini harus dilakukan oleh pembeli. Terkadang, banyak penjual yang salah menuliskan spesfifikasi laptop yang dijual. Atau ada pula penjual yang tidak lengkap dalam menuliskan spesifikasi laptop. Semisal penjual tersebut, hanya menuliskan bahwa laptop itu adalah Core i5. Kita tidak tau Core i5 generasi berapa tersebut.

Perlu diketahui, Core i5 adalah jenis processor komputer dari perusahaan Intel. Umumnya jenis processor yang dijual pada laptop sekarang adalah buatan Intel. Meskipun processor AMD (Advanced Micro Devices) juga sering muncul, namun nama Intel masih jadi yang teratas. Jenis processor Intel yang umum dijumpai saat ini adalah Core i3, Core i5,  Corei7 dan belakangan muncul processor flagship Corei9 dan Core seri X.

Berikut adalah kelebihan dan kekurangan Corei3, i5 dan i7.

Kelebihan dan Kekurangan Core i3

  • Core i3 tidak dapat mendukung teknologi Hyper-Treading. Hyper-Treading adalah kemampuan processor untuk menjadwalkan dan menetapkan sumber daya untuk 2 thread dalam satu waktu. Penjadwalan thread (aliran data) tersebut dapat mempengaruhi kinerja laptop dalam multitasking. Lebih mudahnya mempercepat kamu membuka banyak aplikasi.
  • Dibekali turbo boost overcloking otomatis di antara nilai 2.933 GHz (GigaHertz) sampai 3.2 GHz. Turbo boost overcloking, digunakan untuk memonitor TDP (Thermal Design Power). Atau tingkat energi atau panas komponen laptop. Selain itu Turbo Boost overcloking, akan berpengaruh pada kecepatan processor menjalankan perintah.

Kelebihan dan Kekurangan Core i5

  • Turbo boost overclocking otomatis di antara nilai 2.4 GHz dan 3.33 GHz.
  • Support Hyper-Treading. Juga support Triple GraphicsCard dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot.
  • Tidak semua varian Core i5, support hyper-treading.

Kelebihan dan Kekurangan Core i7

  • Support Hyper-Treading dengan turbo boost overclocking otomatis antara 1.73 GHz sampai 3.33 GHz
  • Proses pembacaan data yang lebih cepat 25.6 GB /detik.
  • RAM maksimal dapat dipacu diangka 24 GB.

Kita tidak dapat menyimpulkan secara mudah apakah Core i3 tidak lebih baik dari i5 dan i7 atau sebaliknya. Kita harus juga melihat generasi dari tiap processor. Tiap generasi dari processor, punya fiturnya masing-masing. Sekarang Intel, telah memberikan versi terbaru mereka, yakni Intel Gen10. Kuncinya gampangnya, semakin besar generasi bersama dengan tipe Core-nya maka maka semakin pantas untuk dibeli.

Cara untuk mengecek spesifikasi laptop dapat dilakukan dengan perintah dxdiag atau msinfo32 di CMD (commad prompt)

hasil dxdiag

 

hasil msinfo32

Periksa Fisik Laptop dan perlengkapan

Setelah mengetahui spesifikasi, maka beralih ke langkah berikut, yakni cek fisik. Percuma spek yang dimiliki tinggi namun fisiknya tidak bagus. Berikut adalah beberapa poin fisik penting yang harus kamu check.

Cek Kondisi Badan Laptop

Perhatikan dengan baik, apakah badan laptop baik-baik saja atau tidak. Disini pastikan kamu menggunakan mata kamu dengan jeli. Pastikan tidak ada bekas retakan ataupun lecet. Jika ada, maka bukan tidak mungkin komponen lain didalamnya juga ikutan bermasalah.

Lihat kondisi layar dan LCD

Hal penting berikutnya, cobalahnya untuk memperhatikan layar ketika laptop dimatikan atau dinyalakan. Gunakan wallpaper bernama hitam polos untuk memeriksa apakah terdapat bintik-bintik putih pada layar. Jangan lupa untuk coba kebalikannya dengan wallpaper putih.

Jangan segan-segan untuk membuka tutup layar laptop secara perlahan. Layar yang bermasalah akan berkedip-kedip ketika dilakukan itu. Pastikan tidak ada goresan pada layar dan warna yang dihasilkan tidak pecah.

Mulai Ngetik Di Keyboardnya Dan Mainkan TouchPadnya

Kamu dapat menggunakan word untuk mengetik langsung. Ketikkan semua karakter yang ada di keyboard. Selain menggunakan word, kamu juga dapat menggunakan tools test keyboard, seperti PassMark.  Jangan lupa untuk mencoba touchpad.

Dengarkan dan tes suara laptop

Putarlah beberapa lagu, mulai dari yang bernada rendah dan tinggi. Sebelumnya kamu dapat cek sound card dengan perintah dxdiag. Cara lain untuk tes suara laptop adalah dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini..

  • Klik kanan pada icon volume di laptop kamu, biasanya di kanan bawah. Pilihlah sound
Cara cek suara laptop
  • Pilih tab Playback, Speakers, Configure, lalu test.
Cek sound

Jangan lupa untuk perhatikan microphone.

Cek Adaptor/Charger dan Baterai

Langkah ini berhubungan dengan baterai. Tanyakan berapa lama laptop di charge atau kamu bisa mencobanya sendiri. Apa indikasi baterai yang sudah penuh dan belum. Jika adaptor rusak, maka ia hanya dapat menyalurkan listrik saja, ketika dicabut laptop akan mati.

Ada beberapa ciri charger rusak seperti;

  • lampu indikator laptop tidak menyala
  • Tidak ada arus keluar dari adaptor
  • Sekering adaptor putus
  • Kapasitor adaptor gembung
  • Terdapat solderan retak pada adaptor

Untuk dapat mengecek keadaan baterai, gunakan CMD.

  • Jalankan CMD sebagai adminketikkan powercfg /batteryreport
Cara cek baterai laptop
  • Hasilnya berupa alamat path. Pergi ke alamat tersebut dan jalankan battery-report.html
Hasil battery report

Cek kamera

Kamera laptop dapat diuji dengan webcam. Tentu saja ini perlu diuji coba, karena saat ini kita sering berjumpa secara virtual, contoh dengan zoom. Pastikan juga laptop yang ingin kamu beli kompatibel dengan aplikasi teleconference di masa sekarang

Cek kesehatan hardisk, bad sector atau tidak

Bad Sector adalah kondisi di mana sektor di dalam harddisk mengalami kerusakan dan kehilangan kemampuan write/read data, sehingga tidak dapat digunakan lagi. Hal ini tentunya harus dihindari. Ketahuilah beberapa ciri harddisk yang terkena bad sector berikut ini pada saat mengcheck.

  • Laptop sering alami hang, freeze atau not reponding, saat menjalani aplikasi
  • Laptop sering alami restart otomatis
  • Performa laptop yang lemot.

Memang, agak sulit melakukan pengecekkan seperti ini, karena sempitnya waktu dan laptop terkadang “kompromi” pada saat show up. Untuk mengakalinya gunakan 2 cara di bawah ini, yakni dengan perintah WMIC di CMD dan dengan Windows CHKDSK.

Cek kesehatan harddisk dengan CMD

  • Masuk kedalam mode CMD, ketikkan WMIC, dan enter.
  • Ketika WMI muncul, ketikan lagi “diskdrive get status” lalu enter.
  • Jika harddisk dalam keadaan baik maka status yang tampil adalah OK, sedangkan jika error, maka statusnya adalah Pred Fail.
Hal CMD
Hasil check harddisk

Cek kesehatan harddisk dengan Windows CHKDSK

  • Beralih pada windows explorer, pilih satu dari disk, semisal disk C. Klik kanan, lalu pilih properties.
Pengecekkan laptop pada hal-hal penting
Cek harddisk dengan CHKDSK
  • Pilih tab menu Tools, lalu pilihlah Check. Tunggu hinga proses berakhir. Jika harddisk aman,  error tidak akan ditemukan.
Hal yang harus dicheck
Hasil cek dengan Windows CHKDSK

Periksa Koneksitas Laptop

Pastikan laptop memiliki kemampuan koneksitas baik itu yang berhubungan dengan media fisik langsung seperti port atau tanpa media fisik, seperti bluetooth dan internet. Jangan lewatkan hal ini brooh.

Cek internet (Wifi, Hotspot).

Hidupkan hotspot hp kamu lalu coba sambungkan dengan laptopnya. Jangan lupa jika ada Wifi, maka coba sambungkan dengan itu.

Mainkan bluetooth untuk bertukar data

Meskipun sudah banyak ditinggalkan, terkadang kita memerlukan ini ketika tidak ada lagi media perpindahan data lain. Cobalah untuk kirim file dari laptop ke hp, dan sebaliknya. Kamu juga bisa coba antar laptop.

Colok sepuasnya portnya

Ketika membeli laptop second, pastikan kamu membawa cukup banyak flashdisk yang baik atau earphone. Tes-lah kemampuan pembacaan port, jika semua flashdisk / sebagian besar tidak terbaca, maka ada masalah pada port-nya.

Kompromi kan harga

Sudah puas mengecek performa laptop yang akan dibeli, maka kompromikan harga. Jelaskan kejanggalan yang ada jika menemukan, dan hargailah sesuai, jangan menjatuhkan harga. Pastikan bahwa laptop yang akan kamu beli sesuai dengan kebutuhan kamu. Oleh sebab itu langkah pertama di artikel adalah cek spesifikasi laptop. Jangan sampai menyesal kemudian hari, jika tidak sesuai dengan kebutuhan. Dan jangan lupa, sesuai dengan isi dompet.

Kesimpulan

Cara ini dapat digunakan bukan hanya pada laptop second, namun juga yang masih baru. Cek dulu sebelum membeli itu penting. Apalagi jika itu adalah second. Baca kembali atikel ini agar kamu mengerti apa saja hal-hal yang harus dicheck. Follow Instagram kami juga ya @lautanitcom

sumber : arsip lautanit

Hosting Unlimited Indonesia
Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *