Teknologi Website Dan Cara Kerjanya

  • 4 min read
  • Jul 17, 2020
Teknologi Website
Hosting Unlimited Indonesia

Teknologi website, adalah salah satu teknologi yang sekarang ini paling banyak digunakan. Bahkan website punya satu kelebihan yang dapat mengalahkan teknologi jenis lain, yakni aplikasi mobile ataupun desktop . Website bersifat cross platform, artinya dapat dijalankan diberbagai sistem operasi. Baik itu sistem operasi untuk mobile ataupun desktop, mulai dari Android, iOS, Windows, Linux, Chrome OS, dan lain-lain. Website juga memiliki kemampuan adaptasi lebih baik ketimbang aplikasi mobile. Kemampuan ini sering disebut responsive web design.

Responsive web design adalah kemampuan website dalam menyesuaikan diri dengan bentuk atau ukuran layar perangkat perantara. Untuk aplikasi mobile ataupun desktop, tidak semua bisa melakukan ini. Dikarenakan beberapa aplikasi dikhususkan untuk sistem operasi dan perangkat tertentu.

Lalu apa sebenarnya itu website ?. Mari kita cari tau lebih dalam di sini.

Pengertian Teknologi Website

Website, adalah media yang dipakai dalam internet yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman HTML (Hyper Text Markup Language). HTML sendiri merupakan kode khusus untuk pembuatan dokumen Hypertext pada website. Website juga dapat dikatakan sebagai bagian dari domain atau subdomain di WWW (World Wide Web ) dalam internet. 

WWW sendiri diciptakan oleh fisikawan British CERN, Tim Berners Lee, pada tahun 1990. 3 tahun berselang teknologi kemudian bersifat open source, bebas digunakan oleh siapapun. Adapun komponen-komponen penting dalam proses kerja sistem website, HTTP (Hypertext Transfer Protocol), FTP (File Transfer Protocol) dan lain-lain. Alat yang dibutuhkan untuk dapat mengakses website adalah web browser. 

Kita akan membahas cara kerja website pada subbab berikutnya.

Fungsi Teknologi Website

Website memiliki banyak fungsi dan yang paling umum adalah sebagai media informasi. Berikut adalah fungsi-fungsi lain dari website secara garis besar;

  1. Media promosi. Website dapat digunakan sebagai media promosi 100x lebih efeketif, murah dan lengkap dibanding media konvensional yang melibatkan kertas. Contoh koran, majalah, ataupun poster.
  2. Media pemasaran. Sebenarnya ini adalah fungsi umum dari fungsi sebelumnya. Website, banyak digunakan sebagai sistem afiliasi, karena dapat bekerja 24 jam non-stop.
  3. Media pendidikan. Website sebagai media pendidikan telah banyak diimplementasikan oleh perusahaan-perusahaan besar. Bahkan pemerintah Indonesia juga telah membuat website pendidikannya sendiri dengan desain yang interaktif. Website itu adalah suaraedukasi.kemdikbud.go.id
  4. Media komunikasi. Website, juga dapat dijadikan sebagai forum yang menampung banyak orang untuk saling bertukar pendapat. Contohnya adalah KasKus, Bersosial.com, dan lain-lain.
  5. Media hiburan. Yups, contoh website ini adalah website game, ataupun website streaming anime seperti anoboy, samehadaku, nontonanime dan lain-lain.

Jenis-Jenis Teknologi Website.

Website dapat diklarifikasi ke dalam banyak jenis tergantung dari klarifikasinya. Admin akan mengklarifisikan website menjadi beberapa jenis, yakni berdasarkan sifat dan platform.

Jenis Website Berdasarkan Sifat

Website berdasarkan sifatnya dapat dibagi menjadi dua bagian. Dua bagian itu adalah statis dan dinamis.

  1. Website statis adalah website yang kontennya bersifat konstan atau tidak berubah. Setiap halaman dibuat menggunakan HTML “biasa” dengan informasinya bersifat jangka panjang. Perubahan isi konten hanya dapat dilakukan oleh webmaster. Keunggulan dari website ini adalah tidak perlu menggunakan database. Sering digunakan untuk website profil perusahaan ataupun pribadi.
  2. Website dinamis adalah kebalikan dari website statis. Kontennya dapat diubah-ubah secara berkala. Pengelolaan konten lebih mudah, karena tidak harus dilakukan oleh webmaster. Contoh web ini sangatlah banyak, salah satunya adalah lautanit.com

Jenis Website Berdasarkan Platform

Berdasarkan platform atau lebih tepatnya alat untuk membuat web, maka website dibagi menjadi 3 bagian. 3 bagian itu adalah CMS (Content Management Service), Website Builder, serta HTML dan CSS.

  1. CMS adalah sistem khusus yang digunakan untuk pengaturan konten web. Salah satu dari CMS yang banyak digunakan adalah WordPress. WordPress, adalah teknologi yang admin gunakan untuk web lautan. Contoh lain CMS adalah Joomla, Drupal, Magento, Moodle, dan lain-lain.
  2. Website Builder, adalah website yang digunakan untuk membangun website baru tanpa perlu koding. Contohnya adalah Wix, Weebly, Shopify, dan lain-lain.
  3. HTML dan CSS, adalah platform yang mengharuskan kamu untuk paham pemrograman web. Untuk membuatnya diperlukan teks editor seperi HTMLPad, Sublime, Visual Code, Komodo Edit, dan lain-lain.

Selain 3 jenis web di atas, terdapat 1 jenis lagi, yakni framework. Namun mengingat kode dasar yang digunakan dalam framework hampir 50% adalah  HTML dan CSS, maka dapat digunakan bahwa framework termasuk jenis yang terakhir. Mungkin akan perdebatan panjang disini, karena framework menyediakan banyak library, yang bisa langsung digunakan. So berikan tanggapan kamu di komentar ya.

Cara Kerja Website

Teknologi website bekerja dengan HTML, untuk dapat memproses berbagai elemen multimedia. Elemen multimedia yang dimaksud adalah teks, gambar, audio, video dan bahkan animasi. Keseluruhan elemen multimedia itu disimpan ke dalam file, yang kemudian diintegrasikan dengan web server. Web server, terhubung dengan internet melalui alamat IP (Internet Protocol).

IP adalah alamat dari website atau identitas website berupa angka. Jadi untuk dapat mengakses sebuah website, kita perlu tau angka alamat web tersebut. Semisal 185.237.145.185 untuk mengakses lautanit.com. Namun, tentu saja mengingat angka yang banyak itu tidaklah mudah. Oleh sebab itu WWW telah mengatur sedemikian rupa agar memudahkan orang-orang mencari website.

Melalui teknologinya yang bernama domain. Lautanit, google.com, niagahoster.co.id, duniailkom, adalah contoh-contoh dari domain. Domain tersebut terhubung langsung dengan IP.  Jadi domain adalah alat ganti untuk user agar lebih mudah mengakses website, dengan sebuah nama. Pengaturan sebuah nama domain diatur di dalam DNS (Domain Name System) Server.

Badan yang bertugas untuk mengatur domain, adalah IANA (Internet Assigned Numbers Authority)

IP sendiri terdiri dari 2 jenis berdasarkan area privasinya. Yakni IP private, dan Public. Contoh IP Private terdapat pada jaringan internal, dan hanya bisa diakses beberapa orang saja. IP Public adalah kebalikan dari private. Website yang berisikan file-file informasi dapat diakses selama diketahui alamatnya.

Untuk dapat mengaksesnya, maka digunakanlah web browser, salah satu contohnya adalah google chrome.

Kesimpulan

Teknologi website adalah teknologi yang dibangun dengan konfigurasi HTML dengan memuat banyak komponen lain seperti HTTP, FTP, Web Server dan lain-lain. Website memiliki banyak fungsi, tergantung pada tujuan penggunaannya. Yang paling umum adalah sebagai media informasi. Teknologi ini terdiri dari 2 jenis berdasarkan sifatnya, dan 3 jenis berdasarkan platformnya. Website bekerja dengan memanfaatkan kemampuan DNS

sumber : di bawah

Wahana Komputer.2001. Panduan Praktis Pengembangan Web Berbasis JavaScript & CGI. Yogyakarta:Wahana Komputer dan ANDI

Harminingtyas, Rusdika. 2014. Analisis Layanan Website Sebagai Media Promosi, Media Transaksi Dan Media Informasi Dan Pengaruhnya Terhadap Brand Image Perusahaan Pada Hotel Ciputra Di Kota Semarang. Jurnal STIE Semarang, Vol 6, No.3, ISSN:2252-78256, Oktober 2014.

niagahoster.co.id.

Hosting Unlimited Indonesia
Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *