Write Protected Pada FlashDisk ? Gunakan CMD

  • 2 min read
  • Jul 14, 2020
Write Protection FlashDisk
Hosting Unlimited Indonesia

Bagi kamu yang punya flashdisk pasti pernah mengalami masalah flashdisk terkunci. Terkuncinya flashdisk menjadikan pengguna tidak dapat berbuat apa-apa pada data file di dalamnya. Bahkan untuk menformatnya saja, sudah tidak bisa. Kondisi biasa disebut dalam istillah teknik sebagai write protected. Sebenarnya apa itu write protected ? penyebabnya, dan cara mengatasinya ?.

Simak lebih banyak di sini ya.

Pengertian Write Protected

Seperti yang sudah diungkapkan di awal artikel, write protected adalah kondisi di mana flashdisk tidak dapat diakses oleh pengguna. Dari arti katanya saja kita sudah dapat paham, bahkan akses write, atau ubah telah dilindungi. Terlindunginya flashdisk dari akses write, membuat kita tidak bisa melakukan apa-apa di flashdisk tersebut.

Kita akan segera tau flashdisk kita terkena ‘penyakit’ ini, dengan munculnya warning pop up. Warning pop up tersebut berisikan The Disk is write protected.

Gambar

Penyebab Write Protected

Ada banyak penyebab write protected terjadi. Forumkomputer.com. menjelaskan bahwa flashdisk bisa saja punya sistem semacam switch yang dapat mengaktifkan mode write protection. Penyebab lain yang mungkin kamu sudah paham, adalah virus. Virus bisa saja datang dari hasil koneksi dengan perangkat lain. Ataupun hasil “selipan” dari file-file yang kamu download di internet.

Sebab lainnya adalah tidak sabaran dalam mengkoneksikan flashdisk pada USB (Universal Seri Bus) port baik di laptop atau komputer. Bahkan sering kali tidak menggunakan prosedur eject, setelah selesai menggunakan flashdisk. Admin berjanji, akan mencari data-data valid untuk dijadikan artikel ilmiah, apakah eject benar-benar berpengaruh atau tidak.

Setelah kita tau penyebabnya, maka kita tidak perlu khawatir. Namun, sering kali kita lupa mengindahkan pencegahan, dan lebih suka akan pengobatan.

Tenang saja, “pengobatan” yang akan dilakukan untuk masalah ini, tidaklah menyusahkan. Cukup dengan program CMD (Command Prompt). Sebuah baris perintah penerjamah yang tersedia diseluruh jenis sistem Windows.

Langkah-Langkah Mengatur Write Protected

  • Koneksikan flashdisk yang bermasalah di komputer ataupun laptop.
  • Tekan tombol windows, lalu ketikkan CMD dan jalankan sebagai admin. Admin (penulis), menggunakan windows 10.
  • Ketikkan perintah diskpart, lalu pilih Yes. Akan muncul pop up notification.
  • Ketikkan perintah lagi dengan nama perintahnya list disk
sumber : arsip lautanit
  • List disk akan menampilkan beberapa disk yang terbaca di perangkat. Pilihlah flashdisk yang bermasalah. Untuk memilihnya, gunakan perintah select nama disk. Contoh select disk 1, atau select disk 2 , atau select disk 3.
sumber : arsip lautanit
  • Masukkan perintah atrribute disk clear readonlydan tekan enter. Perintah ditujukan untuk menghapus atribut status readonly
sumber : arsip lautanit
  • Masukan perintah clean untuk menghapus dan membersihkan semua data flashdisk.
  • Ketikkan perintah create partition primary. Perintah dilakukan untuk membuat partisi utama yang baru.
  • Format flashdisk dengan notasi fs=fat32.
Tulis Write
sumber : arsip lautanit

Kesimpulan

CMD (Commad Prompt) adalah sistem default Windows yang dapat digunakan untuk troubleshooting. Salah masalah yang dapat dipecahkan adalah write protected pada flashdisk. Hanya dengan mengetikkan beberapa perintah, maka akses write pada flashdisk dapat kembali muncul. Perlu diingat, cara ini akan menghapus data yang ada flashdisk kamu. Jadi pastikan terlebih dahulu bahwa tidak ada data yang penting.

sumber : arsip lautanit

 

Hosting Unlimited Indonesia
Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *