Apakah Yang Dimaksud Dengan Algoritma Pemrograman?

  • 5 min read
  • Jun 14, 2020
Apakah Algoritma itu ?
Hosting Unlimited Indonesia

Algoritma ? Apakah itu algoritma ?. Algoritma pelajaran wajib untuk anak-anak terkhusus dalam bidang pemrograman. Termasuk juga ke dalam mata kuliah wajib bagi anak-anak matematika terapan. Memahami algoritma akan memberikan kemudahan bagi para programmer dalam menuntaskan pekerjaannya. Secara umum, semua dari kita pasti menggunakan algoritma dalam mengerjakan sesuatu.

Untuk dapat membuat panggilan dari smartphone, kita akan memakai algoritma. Mulai dari menyimpan nomor tujuan, memberi nama, lalu memanggilnya dengan tombol panggil. Untuk dapat menjalankan motor, maka langkah pertama yang dilakukan adalah memasukkan kunci ke dalam kontak motor. Memutarnya hingga keadaan on sembari di engkol. Ada juga yang menggunakan starter.

Setiap pekerjaan di dunia ini, pasti menggunakan algoritma. Ada yang lamban dan ada yang cepat. Lantas apakah itu algoritma ?

Apakah itu Algoritma dan Pemrograman

Pendekatan pemahaman yang admin lakukan di awal artikel, akan memberikan kita gambaran apa itu algoritma. Algoritma adalah urutan langkah-langkah untuk memecahkan suatu masalah. Dalam buku Algorithms and Computation in Mathematics volume 5 Graphs, Networks, and Algorithms, edisi 3 dari Dieter Jungnickel, menjelaskan bahwa ada sifat khusus yang harus dimiliki algoritma. Sifat khusus tersebut terdiri atas 4 bagian, yakni;

  1. Finiteness of description : Urutan langkah dijelaskan dengan teks yang tidak terlalu panjang.
  2. Effectiveness : Setiap langkah harus layak secara mekanik
  3. Termination : Teknik ini harus berhenti untuk setiap contoh setelah sejumlah angka
  4. Determinism : Urutan langkah-langkah ditentukan secara unik untuk setiap contoh

Selain itu, algoritma harus benar, sehingga bisa digunakan untuk setiap contoh. Seperti yang admin bilang sebelumnya, algoritma juga berhubungan erat dengan anak-anak matematika. Bagaimana mereka bisa memecahkan soal integral substitusi atau parsial, jika bukan karena seorang jenius yang menciptakan rumus baku untuk itu. Rumus tersebut boleh dikatakan sebagai algoritma.

Ada banyak jenis algoritma terutama dalam bidang ilmu komputer. Ilmuwan yang berjasa dalam merumuskan algoritma adalah Abu Ja’far Muhammad ibnu Musa al-Khawarizmi. Beliau juga ahli aritmatika dan aljabar. Buku beliau yang berjudul Kitab al jabar wal-muqabala, jadi kunci besar perkembangan dunia teknologi hingga saat ini.

Adapun asal kata dari algoritma (algorithm) berawal dari kata algorism. Algorism sering disalah sebut atau dikelirukan dengan arithmetic, sehingga akhiran –sm perlahan berubah menjadi –thm.

Algoritma akan berjalan lebih efektif, bila digerakkan dengan komputer atau mesin. Agar komputer mengerti perintah algoritma, maka di perlukanlah bahasa pemrograman. Berdasarkan tingkat pemahaman manusia, terdapat 2 jenis bahasa pemrograman. Yakni low level programming dan high level programming. Apakah perbedaan antara keduanya?

Low Level dan High Level Programming

Low level programming, adalah bahasa program yang hanya dapat dimengerti oleh mesin. Mesin tidak perlu menggunakan programmer atau penerjemah untuk menjalankan suatu perintah yang diberikan. Terdiri dari 2 angka saja, yakni 0 dan 1.

High level programming, adalah bahasa program yang manusia dapat mengerti. Agar komputer dapat memahami jenis bahasa ini, maka komputer perlu compiler sebelum dapat dipahami oleh otak komputer, processor.

Berikut adalah alur proses bagaimana algoritma dari kita dapat dipahami oleh komputer.

Proses algoritma pemrograman komputer

Contoh soal sederhana algoritma

Kita akan mencoba memahami cara membuat algoritma dari persoalan water jug problem.

Water jug problem

Kamu punya 2 wadah air, masing masing memiliki bervolume 5 liter, dan 3 liter. Kamu diminta untuk mendapatkan air sebanyak 4 liter dengan hanya bantuan kedua wadah air tersebut. Tidak boleh menggunakan peralatan yang lain, hanya kedua wadah itu saja. Kamu boleh memindahkan air dari satu ember ke ember lain, membuang seluruh air dari ember, dan lain-lain. Bagaimana algoritmanya ?

Berikut adalah algoritmanya…

  1. Isi penuh wadah air volume 3 liter dengan air.
  2. Tuang air dari wadah air volume 3 liter ke dalam wadah air volume 5 liter
  3. Isi penuh wadah air volume 3 liter dengan air
  4. Tuangkan air dari wadah air volume 3 liter ke dalam wadah air volume 5 liter hingga penuh
  5. Buang seluruh air dari wadah air volume 5 liter
  6. Tuang air dari wadah air volume 3 liter ke dalam wadah air 5 liter.
  7. Isi penuh wadah air volume 3 liter dengan air.
  8. Tuangkan air dari wadah air volumen 3 liter ke dalam wadah air volume 5 liter.

Jika kamu masih ingat ketika masa-masa kamu sekolah, maka kamu akan serupa tapi tak sama. Contoh seorang pemuda yang membawa seekor kambing, serigala, dan sekeranjang sayuran hendak menyeberang sungai. Hanya ada satu perahu. Setiap penyeberangan hanya bisa membawa 1 barang saja. Serigala tidak boleh ditinggal bersama dengan kambing, dan kambing tidak boleh ditinggal dengan sekeranjang sayur.

Bagaiamana solusinya ? Silahkan jawab di kolom komentar..

Notasi Algoritma

Ada banyak notasi algoritma. Kamu akan dapat banyak jawaban dari anak-anak matematika terapan. Di artikel ini, kita akan mempelajari 3 saja. 3 ini merupakan jenis notasi algoritma yang umum dan wajib diketahui untuk anak anak informatika.

Ketiga notasi tersebut adalah kalimat deskriptif, flowchart, pseudo-code. Apakah perbedaan antara ketiganya?

Kalimat deskriptif

Kita akan memahaminya dengan contoh di bawah ini;

Setiap proses dalam notasi ini harus diawali dengan kata kerja. Pernyataan dinyatakan dalam bentuk kata jika dan maka.

Flowchart

Flowchart, artinya adalah bagan air. Membuat algoritma ke dalam bentuk bentuk geometri yang berisi langkah-langkah komputasi. Berikut adalah simbol-simbol yang harus kamu ketahui untuk membuat sebuah flowchart.

Simbol flowchart (sumber : ndoware.com)

Berikut adalah contoh algoritma yang dinotasikan ke dalam bentuk flowchart.

Apakah flowchart itu
Contoh Flowchart

Flowchart di atas menjelaskan bahwa mahasiswa yang nilainya 60 kebawah harus menjalani remidi sampai nilainya lebih dari 60. Jika lebih dari itu, maka baru akan mendapatkan laporan nilai.

Pseudo-code

Ini adalah notasi yang mendekati penulisan bahasa pemrograman dengan sedikit bahasa manusia. Perlu kamu ketahui, ilmuwan tidak memberikan standar khusus dalam notasi ini. Notasi ini punya keunggulan dari kemudahan konversi bahasa notasi. Berikut adalah contoh pseudo-code

Kalimat yang di antara kurung kurawal adalah komentar. Gunanya untuk memperjelas perintah yang dimaksud. Deklarasi berisi bagian peubah yang digunakan. Langkah-langkah ditulis pada bagian algoritma. Karakter <- menyatakan isi dari suatu peubah.

Struktur dasar Algoritma

Algoritma secara umum memiliki 3 struktur dasar. 3 Struktur dasar itu adalah sequence, selection, dan repetition. Apakah ada contoh mudah untuk membedakannya? Berikut penjelasan masing-masing struktur;

Sequence

Sequence atau runtunan terdiri dari satu atau lebih pernyataan, yang setiap pernyataan dipisahkan tanda titik koma. Ditulis dalam satu baris. Dikerjakan sesuai dengan urutannya, artinya perintah kedua baru akan dilakukan setelah perintah pertama selesai. Contoh sequence terdapat pada soal water jug problem.

Selection

Selection atau pemilihan, adalah sebuah kondisi dimana satu perintah (aksi) baru dapat dijalankan dalam kondisi tertentu. Contoh, “jika dia pergi meninggalkanku maka aku akan cari yang seperti dia”. Jika = if, maka = then.

Kita juga dapat melakukan aksi lain untuk kondisi “jika dia tidak meninggalkan aku”. Contoh penulisannya menjadi seperti di bawah ini

Kita juga dapat meningkatkan struktur dasar pemilihan ini menjadi pemilihan bersarang. Contoh

Repetition

Algoritma mampu mengulang perintah yang sama hanya dengan menuliskan beberapa baris kode. Notasi perulangan di dalam algoritma ada banyak, antara lain repeat N times, for, repeat-untill, dan while. Admin akan mencontohkan notasi penulisan for dan while. 

Contoh for

Artinya teks www.bla-bla, akan ditulis sampai 1oo kali. Huruf i adalah bilangan pencacah pengulangan yang mencacah pengulangan dari 1 sampai 100.

Contoh while (selagi atau selama).

Maknanya selagi pengulangan yang dilakukan benar, maka perintah tetap dijalankan. Pengulangan dievaluasi pada saat awal.

Kesimpulan

Algoritma adalah struktur atau langkah-langkah sistematis untuk memecahkan suatu masalah. Memiliki 4 sifat wajib, yakni Finiteness of description, Effectiveness, Termination, Determinism. Algoritma dapat berjalan sempurna dengan bantuan komputer. Untuk dapat membuat komputer paham algoritma yang diberikan maka diperlukan bahasa pemrograman tingkat tinggi. Tentu saja dengan adanya compiler, mempermudah tugas komputer untuk penerjemahan.

Terdapat 3 notasi umum algoritma, yakni kalimat deskriptif, flowchart, dan pseudo-code. Algoritma punya 3 struktur dasar yakni, runtunan, pemilihan, dan pengulangan. Semoga ini apakah itu algoritma dan apakah yang ada didalamnya.

sumber : di bawah

Jungnickel, Dieter. 2009. Algorithms and Computation in Mathematics volume 5 Graphs, Networks, and Algorithms. Germany : Springer.

Munir, Rinaldi. 2011. Algoritma & Pemrograman Dalam Bahasa Pascal dan C Edisi Revisi. Bandung : Informatika Bandung

ndoware.com

Hosting Unlimited Indonesia
Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *