Bagaimana Perkembangan Teknologi di dalam peredaran Agama Islam ?

  • 7 min read
  • May 20, 2020
Perkembangan Teknologi
Hosting Unlimited Indonesia

Islam pernah meraih masa kejayaan yang sangat-sangat gemilang. Masa kejayaan itu disebut dengan islamic golden age. Sebab terbesar kemajuan islam saat itu adalah sains dan teknologi. Kita dapat menyebut nama-nama seperti al-Khawarizmi, ar-Razi, al-Biruni, al-Farabi, Umar Khayyam, dan masih banyak lagi sebagai pioner muslim sains dan teknologi terdepan.

Kemajuan dalam bidang sains dan teknologi didukung atas 7 faktor. Ahmad Y Al-Hassan dan Donald R Hill, mengemukakan bahwa 7 faktor itu adalah agama islam, pemerintah yang berpihak pada ilmu pengetahuan, bahasa Arab, pendidikan, penghormatan kepada ilmuwan, maraknya penelitian, dan perdagangan internasional.

Sebab-sebab kemajuan teknologi dalam peradaban islam

Seperti yang sudah kamu baca sebelumnya, terdapat 7 faktor penyebab majunya teknologi dalam peradaban islam. Admin akan menjelaskannya satu per satu.

Agama islam

Faktor pertama dari sebab majunya teknologi dalam peradaban islam, tidak lain adalah keterbukaan islam itu sendiri terhadap ilmu pengetahuan. Banyak ayat di dalam Alqur’an yang menjelaskan tentang bagaimana manusia harus menggunakan akalnya untuk mengamati fenomena alam.

Sebut saja Ayat 22 dalam Surah Ar-rum, Ayat 164 dalam Surah Al-Baqarah, Ayat 190-191 Surah Ali-Imran, Ayat 5 Surah Yunus, Ayat 97 Surah Al-An’am, dan masih banyak lagi. Bukti-bukti otentik ini sekaligus membantah pernyataan sebagian kalangan tentang “Islam agama yang konservatif serta tidak terbuka terhadap ilmu pengetahuan”.

Allah Subhanallahu Wa Ta’ala juga sering menggunakan kalimat afala ta’qilun, yang memiliki makna “tidak kamu sekalian berpikir ?” dalam firman-firmannya.

Pemerintah yang berpihak pada ilmu pengetahuan

Sebenarnya semua pemerintah islam dari dulu hingga sekarang berpihak kepada ilmu pengetahuan. Namun, yang paling kelihatan di permukaan adalah saat dinasti Abbasiyah pada tahun 750 M. Ditandai dengan banyaknya penaklukan-penaklukan wilayah Afrika dan Spanyol, pada tahun 710 dan 711 M. Keemasan dinasti ini tercerminkan pada saat pemerintahan Harun Al Rasyid.

Dibangun dengan landasan kejujuran, keikhlasan, kebenaran, keadilan serta rasa terhadap ilmu pengetahuan, menjadikan pemerintahnya sangat maju.

Pada periode 132 H/750 M – 223 H/847 m, peletakkan landasan eksistensi filsafat dan ilmu pengetahuan dalam Islam dinyatakan berhasil. Banyak literatur ilmu yang eksis saat itu, seperti kesusastraan, teologi, filsafat, dan ilmu alam. Banyak ilmuwan-ilmuwan besar yang tercatat hidup pada masa pemerintahaan Harun seperti, Qadri Abu Yusuf, keluarga Bermakid, Abu Atahiyah, Ishak al-Mausuli, dan lain-lain.

Bahasa arab

Proses terjemahan ilmu yang datang dari Yunani dan India menjadi bahasa arab, membuat pemerintahan islam saat itu, dinasti Umayyah memiliki banyak sumber informasi sebelum mengambil keputusan. Apabila mengaitkannya dengan ilmu teknologi, maka hal ini berhubungan dengan DSS (Decision Support System) dengan cara kerja alakadarnya.

Pendidikan

Kebijakan-kebijakan dalam bidang pendidikan yang solid menjadi peradaban islam sangat maju. Saat pemerintahan anak dari Harun al Rasyid, yakni Al Makmum, ada beberapa poin penting yang bisa dicatat sebagai langkah-langkah strategis beliau dalam bidang pendidikan. Poin-poin tersebut adalah;

  • Al-Makmun sangat menghormati para ahli ilmu bauk agama maupun umu
  • Mendirikan perpustakaan Baitul Hikmah
  • Munculnya cabang-cabang ilmu keislaman, seperti ulumul Qur’an, Qira’at, Hadits, Kalam, Fiqih, dan ushul Fiqih.
  • Ilmu pengetahuan umum juga berkembang seperti filsafat, matematika, ilmu alam, metafisikam geometri, al jabar, aritmatika, astronomi, kedokteran kimia dan musik
  • Banyaknya penterjemahan ilmu dari bahasa Yunani menjadi bahasa arab

Penghormatan kepada ilmuwan

Ilmuwan islam terdahulu sangat dihargai oleh pemerintah. Bahkan tak jarang mereka mendapatkan posisi posisi penting dalam pemerintahan, seperti Al-Biruni yang menempati posisi bidang pendidikan. Al-Biruni adalah salah satu contoh dari banyaknya ilmuwan yang mendapatkan penghormatan.

Penghormatan yang diberikan kepada ilmuwan biasanya berupa kebutuhan finansial, dan uang pension.

Maraknya penelitian

Pemerintah mendukung segala jenis penelitian dalam berbagai bidang. Seperti temuan-temuan yang ditemukan oleh Al-Biruni, sebagai Bapak Geodesi dan Antropologi. Serta ada juga nama al-Khawarizmi sang penemu angka 0 dan algoritma.

Perdagangan internasional

Keterbukaan untuk menerima bangsa lain dalam kegiatan berdagang berskala besar atau internasional menjadikan peradaban islam saat itu maju dan objektif dalam menilai perbedaaan. Bertambahnya pandangan terhadap teknologi membuat pandangan negatif terhadap perdagangan internasional luntur. Bukti lahirnya teknologi navigasi adalah contoh nyata hasil kegiatan ini

Namun, perlu dicatat, perdagangan internasional peradaban islam saat itu menggunakan konsep strategi bisnis yang matang

Temuan-temuan teknologi dari ilmuwan islam

Ada ribuan bahkan jutaan temuan teknologi dari ilmuwan islam. Di sini admin akan membahasnya dalam 2 periode, yakni pada periode lampau yakni masa-masa ketika islamic golden age atau sebelumnya dan pada abad 20-21.

Temuan-temuan teknologi dari ilmuwan muslim masa lampau

Mesin Engkol, Roda Gigi, Mesin Pompa Air

Al Jazari Bapak Robot Dunia (sumber: shintahilmyizzati.files.wordpress.com)

Penemu ketiga teknologi tersebut berasal dari Diyar Bakir, Turki, bernama Ibnu Ismail al-Jazari, abad ke-13. Bahkan beliau dijuluki dunia sebagai Bapak Robot Dunia. Pemikirannya lah yang menjadi konsep sudut pandang teknologi pada abad berikutnya. Bahkan, ia mampu menghibur tamu Kesultanan Turki dari dinasti Artuqid dengan robot pemain musik.

Dalam kitab Al-Jami Bain al-Ilm wal Aml an-Nafi fi Sina’at al-Hiyal, al-Jazari menuliskan pasal teori dan praktik mekanik, serta membuat dokumentasinya dengan lebih 50 instrumen teknik, bersama dengan rincian gambarnya.

Berikut 3 penemuannya yang banyak dirasakan manfaatnya oleh peradaban manusia sekarang;

Mesin engkol, mesin yang terhubung dengan sistem roda atau batang yang mampu menggerakkan mobil dan motor. Mesin engkol inilah peralatan mekanis yang banyak kita jumpai pada mesin motor, genset, penyemprot disinfektan, dan lain-lain.

Roda gigi, salah satu penemuan al-Jazari dalam dunia otomotif. Salah satu jenis elemen transmisi paling penting pada suatu pemindahan gerak.

Mesin pompa air, mesin ini menjadikan kita untuk dapat menyedot air di manapun keberadaannya, dengan mudah dan cepat. 2 di antara 5 jenis mesin pompa buatan al-Jazari adalah watermill dan water whell.

Kamera obscura

Ibnu al-Haytham (sumber : static.republika.co.id)

Lahir di Basra, wilayah Irak, pada 956 M, al-Haytham sangat disegani sebagai ilmuwan besar. Karya fenomenal dari al-Haytham yang kini menjadi konsep dasar pembuatan kamera fotografi adalah kamera obscura.

Kamera ini juga disebut sebagai kamera lubang jarum. Kamera tersebut bekerja dengan menunjukkan bagaimana cahaya bisa digunakan untuk proyeksi gambar pada permukaan datar.

Inspirasi penemuan ini datang saat ia mempelajari gerhana materi. Pemikiran-pemikirannya dituangkan dalam kitab al-Manazir (Buku Optik)

Dispenser air, sistem fail-safe, engkol otomatis, katup otomatis.

Sejarah
Banu Musa Bersaudara (sumber : google images)
 

Ilmuwan islam yang berada di balik penemuan penting diatas, adalah Banu Muda Bersaudara. Mereka terdiri dari 3 saudara yakni Abu Ja’far Muhammad bin Musa bin Shakir, Ahmad bin Musa bin Shakir, Al Hasan bin Musa bin Shakir. Ketiganya merupakan anak dari ilmuwan terkemuka pada abad ke-8, ahli astrologi Khalifah Al-Makmun, Musa bin Shakir.

Selain karya mereka yang telah disebutkan di atas, terdapat pula catatan sejarah mereka yang berhasil menciptakan air mancur. Mereka juga berhasil menciptakan musik mekanik paling awal yang disebut hydropowered organ.

Karya-karya mereka banyak tertulis dalam sebuah buku berjudul “Book of Ingenious Device”. Banyak isi buku tersebut mengunggah ilustrasi perangkat mekanik, termasuk automata

Konsep pesawat terbang

Ibnu Firnas (sumber : indonesiabelajar.org)

Mungkin kamu mengenal Wright bersaudara sebagai orang yang mampu pertama kali terbang dengan pesawat. Namun, jauh sebelum itu prinsip-prinsip penerbangan telah lama dikembangkan oleh ilmuwan muslim bernama, Abbas Ibn Firnas.

Ibnu Firnas berhasil terbang dengan menggunakan glider, alat terbang sederhana yang dilengkapi sayap. Awal mula ketertarikan Firnas pada aeronatika bermula saat ia menyaksikan atraksi pria bernama Armen Firman.

Firman membuat alat dari sutra yang diperkuat dengan batang kayu, dan terjun dari ketinggian, akan tetapi ia gagal dalam percobaannya itu. Beruntung, alat itu menghambat gerak jatuh bebas Firman tidak terluka parah.

Tujuh abad setelah kematian Firnas, Al-Maqqari sejarawan asal maroko menulis deskripsi penerbangan Firnas. NASA juga mengabadikan salah satu namanya di kawah bulan.

Algoritma

Al-khawarizmi Bapak Algoritam Dunia (sumber : ceknricek.com)

Algoritma adalah jantung ilmu komputer atau informatika. Banyak cabang ilmu komputer yang mengunakan konsep ini seperti algoritma routing dalam jaringan komputer, algoritma brensenham dalam grafika komputer, algoritma Knuth-Morris-Prat dalam information retrievel, dan lain-lain.

Orang yang berjasa besar dalam temuan algoritma adalah ilmuwan muslim dari Persia bernama, Muhammad bin Musa al-Khawarizmi. Buku beliau yang berjudul “Al-jabar wal-muqabala” menjadi konsep dasar penemuan akar kata dari “al-jabar”. Dari buku itulah terdapat pula kata algorism yang perlahan-lahan menjadi algoritm karena kesalahan pengucapan dan penyesuaian dari kata Arab menjadi Inggris.

Temuan-temuan teknologi dari ilmuwan muslim masa sekarang

Habibie Factor, Habibie Theorem, Habibie Method

BJ Habibie (sumber : minanews.net)

Siapa yang tak kenal beliau ?

Mantab presiden RI no 3, orang terpintar di dunia dengan IQ (Intelligence Quotient) mencapai 200. Semasa hidup beliau dikenal sebagai sosok yang tegar, pantang menyerah dan religius. Salah satu karyanya untuk bangsa adalah Pesawat N 250 Gatot Kaca. Ia juga menjadi ketua umum ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia).

Awal penanjakkan karier beliau di mulai saat ia berhasil memecahkan masalah kestabilan konstruksi bagian belakang pesawat F28 yang diproduksi HF8 bersama Fokker (Belanda). Habibie kemudian dipercaya mendesain pesawat bersayap tetap pertama di dunia, D0-31 dari HF8 bersama Dornier. Masih banyak karya dan prestasi beliau yang telah diakui oleh dunia.

Beliau meninggal pada tanggal 11 September 2019.

Konsep Teknologi Jaringan 4G

Penemu 4G asal Indonesia (sumber: gds2020.com)

Satu lagi anak bangsa yang mengharum nama ibu pertiwi di kancah internasional adalah Khoirul Anwar. Penemu sekaligus pemilik paten teknologi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequecny Division Multiplexing).

Awal mula penemuan 4G dapat dikatakan sebagai efek the power of kepepet. Dosen sekaligus peneliti asal Indonesia yang bekerja di laboratorium Information Theory and Signal Processing, Japan Advanced Institute of Science and Technology, diharuskan untuk mengajukan tema penelitian guna mendapatkan dana riset.

Saat itulah, ia teringat Goku, tokoh utama dari Dragon Ball Z, saat hendak melakukan “Genki Dama” alias Spirit Ball. Goku menyerap semua energi makhluk hidup di alam, sehingga menghasilkan tenaga yang luar biasa

Beliau memisalkan jurus itu sebagai Turbo Equalizer, yang mampu mengumpulkan seluruh energi dari blok transmisi yang ter-delay, maupun blok transmisi terdahulu, untuk melenyapkan distorsi data akibat gangguan gelombang.

Beliau terkenal sebagai orang yang besar hati. Ia tidak mau mengakui dirinya sebagai penemu 4G. Dalam catatan blognya Desember 2014, ia menjelaskan bahwa 4G itu tidak ditemukan, melainkan disepakati.

Saya tidak menulis sebagai penemu 4G LTE karena 4G LTE sendiri seharusnya memang tidak ditemukan, melainkan disepakati. Forumlah yang menyepakati teknik tertentu untuk dipakai atau tidak dipakai dalam sebuah standard

Khoirul Anwar

Sebenarnya masih banyak lagi temuan teknologi dari ilmuwan muslim. Hanya saja kebanyakan dari mereka tidak dipublikasikan, sehingga sulit mencari data-datanya.

Kemunduran perkembangan teknologi dalam perkembangan agama islam

Apabila dikatakan mundur secara total, maka ini merupakan pernyataan yang salah. Namun, apabila dikatakan mundur dengan kurang meroketnya ilmuwan muslim dalam teknologi terbarukan maka ini ada benarnya.

Banyak sebab yang menjadikan teknologi dalam peredaran agama islam mengalami kemunduran dalam hal penemuan. Selain, mungkin karena publikasi yang tidak berhasil didokumentasi kan, kesalah pahaman masyarakat muslim terhadap islam sendiri menjadi faktornya.

Tidak mau menggunakan teknologi buatan agama lain, dengan alasan “barang siapa yang meniru…bla-bla” adalah paham yang salah. Selain itu, banyak ilmuwan-ilmuwan muslim yang kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Kita contohkan saja dengan apa yang terjadi pada BJ Habibie, yang lebih dihargai oleh warga Jerman saat itu. Kemunduran teknologi dalam peradaban islam sendiri, disebabkan hilangnya 7 atau sebagian faktor pendorong kemajuan.

Manfaat teknologi dalam peredaran agama islam

Ada 2 manfaat besar teknologi dalam peredaran agama islam yakni untuk berdakwah dan media komunikasi antar masyarakat.

Penyebaran dakwah melalui teknologi dapat kita saksikan dengan media internet berupa website. Ormas-ormas islam seperti Muhammadiyah dan NU menggunakan website untuk mempublikasikan kegiatan dakwah mereka.

Bahkan ada pula search engine khusus untuk mencari ilmu-ilmu agama islam, yakni Yufid.com. Tidak hanya menggunakan website dan search engine khusus, peredaran agama islam zaman sekarang juga memanfaatkan sosial media seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, Youtube, dan lain-lain.

Selain sebagai media dakwah kepada mad’u, komunikasi satu arah , teknologi juga sebagai alat komunikasi timbal balik. Contohnya terdapat pada aplikasi haloustadz berbasis android

Kesimpulan

Islam adalah agama yang mendukung penganutnya untuk berpikir terbuka termasuk dalam hal mengembangkan teknologi. Terbukti dari pengaplikasian paham yang benar itu, islam pernah meraih kejayaan besar dan sempat diakui dunia sebagai islamic golden age.

Terdapat 7 faktor yang menjadikan peradaban islam sangat maju dalam bidang sains dan teknologi. Salah satunya adalah paham keterbukaan islam itu sendiri. Dunia pada masa lampau dan zaman millenial telah mencatat banyak ilmuwan muslim yang berpengaruh dalam dunia teknologi.

Kemunduran teknologi dalam peradaban islam sendiri, disebabkan hilangnya 7 faktor atau sebagianpendorong kemajuan.

Adapun manfaat teknologi dalam peredaran agama islam, banyak ditujukan sebagai media dakwah pada mad’u dan media komunikasi antar muslim.

sumber : dibawah

Al-Hasan, Ahmad Y; Pangestuningsih; Hill, Donald R; Yuliani Liputo. (1993). Teknologi dalam sejarah Islam / Ahmad Y. Al-Hassan dan Donald R. Hill ; penerjemah, Yuliani Liputo ; penyunting, Pangestuningsih ; pengantar, Armahedi Nahzar. Jakarta : Mizan.

Ghani, S. H. “Peran kemajuan sains dan teknologi abab kejayaan islam dan implikasinya terhadap modernisasi abab kontemporer (studi analisis kebijakan politik pendidikan islam)”. JURNAL PARADIGMA Volume 2, Nomor 1, November 2015: ISSN 2406-9787

Muksin, M. “Islam dan perkembangan sains & teknologi (studi perkembangan sains dan teknologi dinasti Abbasiyah)”. TEKNOLOGI & MANAJEMEN INFORMATIKA  Volume 2, Nomor 4, Juni  2016 : ISSN: 1693-6604

khazanah.republika.co.id, merdeka.com, prasetya.ub.ac.id, books.google.co.id (untold islamic history)

Hosting Unlimited Indonesia
Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *